I. Posisi Inti dan Tata Nama
Posisi: Unit penyangga ujung mengambang (ujung bebas) sekrup bola tipe standar. Seperti BF, digunakan pada ujung sekrup non-penggerak, memungkinkan ekspansi aksial karena panas dan terutama menahan beban radial.
Interpretasi Tata Nama:
- F: Merupakan kependekan dari "Flanged", merujuk pada struktur rumah persegi berflens, yang merupakan ciri khas visual paling menonjolnya.
- K: Merupakan kependekan dari "Simple Support" atau berasal dari istilah Jerman untuk penyangga sederhana. Tidak berkaitan dengan "fixed" dan dalam konteks ini jelas menunjukkan ujung mengambang.
Nilai inti: Menyediakan solusi ujung mengambang standar yang secara struktural ringkas, stabil dalam pemasangan, ekonomis, dan andal. Merupakan kombinasi pasangan paling klasik dan paling lama digunakan secara historis bersama ujung tetap BK.
II. Struktur Inti dan Fitur Desain
Filosofi desain unit FK adalah kesederhanaan, ketangguhan, dan kepraktisan:
Rumah Flens Persegi:
Perumahan berupa blok flens persegi monolitik, dipasang melalui empat lubang pemasangan di sudut-sudutnya. Struktur ini menawarkan ketahanan torsi yang baik dan kekakuan pemasangan tinggi, menjadikannya bentuk yang paling umum ditemukan pada peralatan industri.
Bantalan Internal dan Struktur Mengambang:
- Bantalan Inti: Umumnya menggunakan bantalan bola alur dalam, terkadang bantalan rol jarum. Fungsinya adalah memberikan dukungan radial yang sangat baik.
- Implementasi Mengambang:
- Metode 1 (Umum): Cincin luar bantalan berada di dalam perumahan persegi, diposisikan secara aksial di salah satu ujung oleh tutup ujung, dengan celah yang dibiarkan di ujung lainnya. Ketika sekrup memuai karena panas, cincin luar bantalan bergeser secara aksial di dalam perumahan.
- Metode 2: Cincin dalam bantalan memiliki celah atau pasak ringan dengan poros sekrup, sedangkan cincin dalam dibatasi secara aksial secara longgar oleh cincin penahan atau tutup ujung (untuk mencegah lepas sepenuhnya namun tidak membatasi geseran akibat pemuaian termal).
Penyegelan dan Pelumasan:
- Mengintegrasikan segel kontak standar untuk perlindungan debu yang efektif.
- Biasanya telah diisi dengan gemuk dan dilengkapi dengan nipple gemuk untuk pengisian ulang.
Koneksi ke Poros Sekrup:
Ujung poros sekrup biasanya memerlukan pembuatan alur cincin snap untuk pemasangan cincin penahan (snap ring). Fungsi cincin ini adalah mencegah cincin dalam bantalan terlepas secara tidak sengaja dari ujung poros, tetapi tidak membatasi pergerakan aksial poros akibat ekspansi termal (cincin dalam bantalan dapat bergeser pada poros). Ini merupakan kesamaan desain utama antara FK dan BF.
III. Fitur dan Keunggulan Utama
-
Struktur Kokoh, Pemasangan Stabil:
Desain flensa persegi memberikan ketahanan maksimal terhadap momen penggulingan. Pemasangan dengan empat sekrup menawarkan kekakuan sambungan yang baik, sehingga sangat cocok untuk lingkungan industri dengan gaya radial dan getaran tertentu.
-
Klasik, Andal, Ekonomis, Praktis:
Sebagai salah satu desain ujung mengambang paling tradisional, FK memiliki struktur yang matang, kinerja stabil, biaya produksi yang terkendali dengan baik, serta efisiensi biaya yang sangat baik. FK merupakan model ujung mengambang dengan pangsa pasar terbesar dan cakupan aplikasi terluas.
-
Hubungan Pemasangan yang Jelas:
Dalam sebagian besar katalog produk, ujung tetap BK dan ujung mengambang FK merupakan pasangan standar bawaan. Keduanya memiliki ukuran yang sesuai dan desain yang saling melengkapi, sehingga menjadi "kombinasi klasik" yang menjadi pilihan utama para insinyur.
-
Fungsionalitas Murni:
Berfokus pada fungsi inti dari ujung mengambang—dukungan radial dan pelepasan aksial—dengan struktur sederhana dan tingkat kegagalan rendah.
IV. Panduan Perbandingan dan Pemilihan dibandingkan dengan Ujung Mengambang BF dan EF
| Fitur |
FK (Ujung Mengambang Flens Persegi) |
BF (Ujung Mengambang Flens Bundar) |
EF (Ujung Mengambang Penguncian Eksentrik) |
| Bentuk Rumah |
Flensa persegi, tahanan torsi kuat, pemasangan stabil. |
Flensa bulat, pemasangan fleksibel, menghemat ruang. |
Sebagian besar berbentuk bulat atau persegi, tetapi fitur utamanya adalah sleeve pengunci eksentrik. |
| Kebutuhan Poros Sekrup |
Membutuhkan alur cincin snap untuk memasang cincin penahan agar mencegah terlepas. |
Biasanya juga membutuhkan alur cincin snap atau langkah kecil. |
Poros polos sudah cukup, tidak memerlukan permesinan. |
| Metode Penguncian |
Pasangan longgar + cincin snap untuk pencegahan terlepas. |
Mirip dengan FK. |
Penguncian gesekan radial (sleeve eksentrik). |
| Pemasangan Klasik |
BK (flens persegi ujung tetap). |
Biasanya dipasangkan dengan ujung tetap flens bulat seri yang sama. |
EK (ujung tetap kunci eksentrik). |
| Fokus Desain |
Standar industri umum, kuat dan tahan lama, efisiensi biaya yang baik. |
Ujung mengambang standar dalam sistem BF/BK, kinerja sebanding dengan FK, tampilan berbeda. |
Dioptimalkan untuk sistem poros polos, menekankan kemudahan pemasangan. |
| Logika Pemilihan |
Dipilih saat ujung tetap menggunakan BK dan poros sekrup dapat dibubut dengan alur cincin penahan. |
Dipilih saat ujung tetap menggunakan tipe flens bulat seri yang sama. |
Wajib ketika ujung tetap menggunakan EK dan sekrup poros polos digunakan. |
Panduan Pemilihan Sederhana:
- Pertimbangkan Ujung Tetap: Ujung tetap menentukan pemilihan ujung mengambang.
- Pertimbangkan Poros Sekrup: Dapat/bersedia melakukan permesinan alur cincin snap?
- Dapat melakukan permesinan → Jika ujung tetap adalah BK, pilih FK; jika ujung tetap adalah varian dengan flensa bulat BK, pilih BF.
- Tidak dapat melakukan permesinan (menggunakan poros polos) → Ujung tetap harus EK, ujung mengambang harus EF.
V. Bidang Aplikasi Khas
Aplikasi FK sama luasnya dengan BK/BF, menjadi andalan utama absolut dalam industri umum:
- Ujung non-penggerak dari semua jenis permesinan CNC (pusat permesinan, bubut, mesin frais, dll).
- Sendi robot industri dan modul linier.
- Mesin cetak injeksi, mesin die-casting, mesin pengemas, mesin cetak.
- Lini produksi otomatis, peralatan konveyor, sistem penanganan material.
- Setiap aplikasi otomasi umum yang menggunakan pasangan klasik BK-FK.
VI. Panduan Pemilihan dan Penggunaan
- Pemilihan Berpasangan: Harus memilih unit FK dengan spesifikasi yang sama seperti ujung tetap BK (misalnya, BK12 dipasangkan dengan FK12).
- Pemesinan Poros Sekrup: Sangat penting untuk membuat alur snap ring yang memenuhi persyaratan dimensi pada posisi yang sesuai di poros sekrup dan menggunakan cincin penahan berkualitas tinggi.
- Arah Pemasangan yang Benar: FK harus dipasang di ujung sekrup yang paling jauh dari motor penggerak.
- Verifikasi Fungsi Mengambang: Setelah pemasangan, sebelum mengencangkan semua baut dudukan secara final, coba tekan perlahan ujung poros sekrup secara aksial dengan tangan atau alat. Harus terasa adanya sedikit kebebasan gerakan aksial, menunjukkan fungsi mengambang yang normal. Kemudian kencangkan sepenuhnya baut-baut dudukan tersebut.
- Hindari Gangguan: Pastikan tersedia cukup ruang di dekat unit FK agar komponen internal dapat melakukan sedikit pergeseran aksial tanpa gangguan struktural.
Unit dukungan FK adalah model "klasik" dan "dasar" dalam dunia ujung pelatuk bola (ball screw floating ends). Meskipun tidak menampilkan teknologi baru yang memukau, struktur flens persegi yang kuat, desain yang matang dan andal, serta efisiensi biaya yang sangat baik telah memastikan keberadaannya yang tahan lama di bidang industri, menjadikannya "standar emas" yang dipasangkan dengan ujung tetap BK. Memilih FK berarti memilih jalur teknis yang telah teruji waktu dengan risiko minimal dan biaya optimal, sebuah keputusan dasar yang solid untuk menjamin operasi peralatan yang stabil dalam jangka panjang.
